11 Manfaat Durian untuk Kesehatan: Tingkatkan Kesehatan Pencernaan, hingga Mengatasi Insomnia

11 Manfaat Durian untuk Kesehatan: Tingkatkan Kesehatan Pencernaan, hingga Mengatasi Insomnia

Durian merupakan buah yang memiliki ciri khas dengan kulit yang keras, dan berlekuk lekuk tajam. Selain kulit, buah durian memiliki bau yang khas, yang disukai oleh sebagian orang. Sama halnya dengan buah lain, durian juga memiliki musim pada bulan tertentu serta beberapa manfaat untuk tubuh apabila dikonsumsi.

Dikutip dari , musim durian di Indonesia berlangsung pada Oktober hingga Desember mendatang. Mengenai manfaat untuk kesehatan, durian mampu meningkatkan kesehatan pencernaan, mencegah penyakit kardiovaskular, hingga mengatasi insomnia. Namun, terdapat manfaat lain pada buah durian yang perlu diketahui.

Apa saja manfaat tersebut? Dilansir , berikut 11 manfaat buah durian bagi tubuh manusia: Serat makanan dalam durian membantu melancarkan buang air besar.

Selain itu, dapat mencegah membantu mencegah sembelit dan meningkatkan kesehatan pencernaan. Serat dalam buah durian juga dapat merangsang gerak peristaltik. Hal tersebut dapat memudahkan proses pencernaan di usus.

Selain itu, juga dapat membantu mengobati masalah seperti kembung, mulas, dan kram. Organosulfur dalam durian dapat mengatur enzim inflamasi dan mengurangi risiko penyakit kardiovaskular. Sebuah studi yang dilakukan oleh Tulane University School of Public Health and Tropical Medicine menemukan bahwa, asupan buah buahan yang kaya serat, dapat membantu menurunkan kadar kolesterol lipoprotein densitas rendah (LDL C) dan mengurangi risiko penyakit jantung koroner.

Durin merupakan buah yang ramah jantung dengan kandungan serat yang tinggi. Manganese dalam durian dapat membantu menjaga kadar gula darah. Dalam sebuah penelitian, asupan durian juga meningkatkan kurva respons insulin pada 10 pasien diabetes.

Antioksidan dalam durian juga membantu mengurangi stres oksidatif, yang dapat memperburuk gejala diabetes. Durian juga memiliki indeks glikemik (GI) yang lebih rendah. Oleh karena itu, buah durian tidak akan menyebabkan lonjakan gula darah.

Durian merupakan sumber potasium yang baik. Penelitian menunjukkan bahwa peningkatan asupan kalium dapat menurunkan tingkat tekanan darah. Kalium dalam buah juga berfungsi sebagai vasodilator yang dapat membantu menjaga keseimbangan antara cairan dan garam dalam sel sel tubuh.

Mineral dalam durian dapat membantu mengurangi stres pada pembuluh darah dan mengurangi risiko serangan jantung atau stroke. Durian mengandung kaya akan vitamin C. Nutrisi tersebut merupakan antioksidan kuat yang mengurangi stres oksidatif yang disebabkan oleh radikal bebas.

Semakin rendah tingkat stres oksidatif, semakin lambat proses penuaan. Durian juga kaya akan antioksidan lain. Sebuah studi menunjukkan bahwa antioksidan dapat membantu mengurangi beberapa tanda penuaan kulit.

Mengkonsumsi durian dapat mengurangi tanda tanda penuaan dini, termasuk garis garis halus, kerutan, atau bintik bintik penuaan. Durian memiliki sifat antioksidan yang dapat membantu mengurangi risiko kanker. Buah ini mengandung polifenol yang menghambat pertumbuhan kanker bahkan membunuh sel kanker.

Dalam satu penelitian, buah durian menunjukkan efek perlindungan terhadap garis sel kanker payudara. Radikal bebas diketahui dapat merusak sel sel sehat dan menyebabkan penyebaran kanker. Antioksidan dalam durian dapat melawan radikal bebas, selain itu juga dapat membantu menurunkan risiko kanker.

Buah durian dipercaya memiliki sifat afrodisiak. Namun, belum ada penelitian yang secara mutlak membahas mengenai hal tersebut Meskipun durian secara tradisional digunakan untuk meningkatkan kesuburan, efektivitasnya belum dipelajari secara lebih lanjut.

Durian kaya akan potasium dan magnesium. Kedua mineral tersebut, dapat meningkatkan kesehatan tulang. Studi menunjukkan bahwa asupan kalium yang tinggi dapat meningkatkan kepadatan mineral tulang pada pria dan wanita di atas usia 50 tahun.

Penelitian juga menunjukkan bahwa kekurangan magnesium dapat meningkatkan risiko osteoporosis. Namun, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk membuktikan kemanjuran durian dalam meningkatkan kesehatan tulang. Durian merupakan buah yang kaya akan folat.

Sebuah studi menghubungkan defisiensi folat dengan anemia hemolitik (terkait dengan pecahnya sel darah merah). Jika kadar folat dalam tubuh tidak mencukupi, dapat menurunkan jumlah sel darah merah yang diproduksi. Hal tersebut dapat memicu anemia.

Mineral lain dalam durian dapat memicu produksi sel darah merah (RBC). Durian dipercaya dapat membantu meringankan gejala depresi, kecemasan, dan stres. Selain itu, durian dapat membantu memproduksi serotonin, meskipun belum ada penelitian yang mendukung hal ini, sebuah studi menunjukkan bahwa kadar serotonin yang rendah dapat meningkatkan depresi.

Mengkonsumsi buah durian dapat mengatasi insomnia. Durian mengandung triptofan (asam amino esensial). Studi menunjukkan bahwa, triptofan dapat membantu mengatasi gangguan tidur pada manusia.

Artikel ini merupakan bagian dari KG Media. Ruang aktualisasi diri perempuan untuk mencapai mimpinya.

Kesehatan