Menristek/Kepala BRIN Sarankan Tahapan Usai Vaksin Harus Disosialisasikan

Menristek/Kepala BRIN Sarankan Tahapan Usai Vaksin Harus Disosialisasikan

Vaksinasi Covid 19 terus dilaksanakan di Indonesia, yang bertujuan untuk meningkatkan herd immunity atau kekebalan kelompok. Jika nantinya vaksinasi telah mencapai dua pertiga dari jumlah masyarakat Indonesia, bisa diprediksi bahwa pembatasan sosial tidak akan seketat sekarang. Untuk saat ini, bagi masyarakat yang sudah divaksin harus tetap mematuhi protokol kesehatan.

Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menristek/Kepala BRIN), Bambang Brodjonegoro mengatakan meski sudah divaksin tidak menutup kemungkinan untuk tertular Covid 19 lagi. Untuk mencegah hal ini, pemerintah dirasa perlu melakukan sosialisasi bagi masyarakat yang sudah divaksin bahwa pelaksanaan protokol kesehatan harus tetap ketat. "Mungkin perlu disosialisasikan dan diberikan pemahaman ke masyarakat. Ketika kita semua sudah divaksin, kalau kita tidak menjaga 3M atau kurang berhati hati dengan 3M, maka masih ada kemungkinan kita terpapar oleh virus," ungkap Menristek/Kepala BRIN.

Nasional